define( 'WP_DEBUG', true ); July 28, 2020 – Jade Indopratama

Tips Aman Menyambut Hari Raya Idul Adha di Tengah Pandemi COVID-19

Berdasarkan keputusan Kemenag (Kementrian Agama) dengan diselenggarakan nya sidang isbat untuk penentuan hari raya Idul Adha 1441 H. Dan keputusan dari hasil sidang isbat tersebut, hari raya Idul Adha 1441 H, jatuh pada 10 Dzulhijah 1441 H pada hari Jum’at tanggal 31 Juli 2020 (31/07/2020).

Tentunya perayaan Idul Adha tahun ini tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Dalam perayaan Idul Adha tahun 2020 ini, kita masih harus tetap menjaga jarak (Physical Distancing) agar pandemi COVID-19 ini tidak semakin menyebar luas ke berbagai daerah dan juga demi keamanan dan keselamatan kita bersama.

Beberapa hal yang perlu kita ingat bahwa ketika kita terdapat keperluan untuk pergi keluar rumah, kita harus tetap menggunakan masker/face shield. Kita harus selalu membawa masker dan hand sanitizer kemana pun kita berada. Begitupula ketika nanti kita akan melaksanakan sholat idul adha di rumah ataupun di masjid, kita harus tetap melaksanakan protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus corona.

Beberapa protokol kesehatan pada saat sholat Idul Adha tahun 2020 ini yaitu :

KETENTUAN UMUM

  • Kegiatan sholat idul adha dilakukan di daerah yang ditetapkan aman dari penularan COVID-19 sesuai keputusan pemerintah daerah atau Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19
  • Sholat bisa dilaksanakan di masjid, lapangan, atau ruangan dengan koordinasi Gugus Tugas COVID-19
  • Melakukan protokol dan aturan kesehatan.

SYARAT PELAKSANAAN

Pengelola Masjid

  • Menyiapkan petugas pengawas penerapan protokol kesehatan
  • Membersihkan dan mendisinfektan area sholat
  • Mengatur dan membatasi akses keluar-masuk tempat pelaksanaan
  • Menyediakan fasilitas cuci tangan pakai sabun (CTPS) dan hand sanitizer
  • Memeriksa suhu tubuh jamaah di pintu masuk (Jamaah dengan suhu > 37,5 derajat Celcius dilarang masuk area tempat pelaksanaan)
  • Membatasi jarak minimal 1 meter dengan tanda khusus
  • Mempersingkat pelaksanaan sholat dan khutbah idul adha tanpa mengurangi ketentuan syarat dan rukunnya
  • Tidak mengumpulkan amal jemaah dengan cara menjalankan kotak amal

Jamaah

  • Jamaah dalam kondisi sehat
  • Melakukan CTPS/Menggunakan hand sanitizer
  • Menjaga jarak antar jamaah minimal 1 meter
  • Membawa sajadah/alas sholat pribadi
  • Menghindari kontak fisik (seperti bersalaman atau berpelukan)
  • Terus menggunakan masker
  • Anak-anak, warga lanjut usia, dan orang dengan penyakit bawaan dihimbau untuk tidak mengikuti sholat Idul Adha karena termasuk yang rentan atau beresiko tinggi terhadap COVID-19

Setelah anda memahami pentingnya protokol kesehatan yang harus kita patuhi dan kita jaga, kami akan memberikan pengetahuan kenapa barang-barang kebutuhan dibawah ini harus anda bawa/gunakan ketika anda akan melaksanakan sholat idul adha dan ketika akan melaksanakan ibadah qurban :

  1. Masker

Masker menjadi suatu kebutuhan yang wajib dibawa dan digunakan ketika anda sudah melangkahkan kaki keluar rumah. Masker dengan bentuk nya yang ringan, nyaman digunakan, dan tidak menghambat pernafasan kita ini mempunyai beberapa manfaat ketika kita menggunakan nya yaitu, kita akan terhindar dari paparan polusi udara, mencegah penularan dan penyebaran penyakit, mudah di cuci dengan deterjen dan air hangat, dan lain sebagainya

  1. Face Shield

Face Shield merupakan alat yang digunakan sebagai pelindung wajah (mata, hidung dan mulut) dari paparan percikan droplet atau tangan yang terkontaminasi bakteri atau virus. Alat ini dilengapi dengan mika bening, sehingga penglihatan tidak terganggu dan tetap nyaman digunakan oleh pengguna kaca mata. Selain itu, alat ini juga dilengkapi karet elastis untuk dilingkarkan ke belakang kepala, sehingga penggunaannya lebih mudah dan tetap nyaman. Face shield dapat digunakan berulang setelah dibersihkan dengan menggunakan desinfektan.

  1. Corona Finger (COFING)

Corona Finger Hand Extension (Corona Key) dari Acrylic Mika berfungsi untuk melindungi jari tangan dari kontak langsung dengan benda-benda yang berpotensi tercemar virus seperti :

 – Mendorong & Menarik Pintu

– Membuka Gagang Pintu

– Menarik Gagang Pintu Mobil

– Membawa Tas / Belanjaan

– Membuka Laci

– Mematikan Lampu

– Memencet Tombol

– Menekan Tombol EDC

– dan lain-lain

  1. Thermo Gun

Thermo gun adalah alat ukur yang mendeteksi pancaran radiasi inframerah, bukan sinar laser atau radioaktif seperti X-ray. Thermo Gun ini berfungsi untuk mendeteksi suhu tubuh seseorang melalui laser yang terdapat di dalam thermo gun tersebut. Alat pengukur suhu ini banyak digunakan di berbagai pintu masuk ruangan publik, seperti pusat perbelanjaan dan perkantoran, guna mengukur suhu tubuh para pengunjung dan skrining awal COVID-19.

Semua kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan ketika ingin melaksanakan ibadah idul adha, bisa anda temukan di www.jadeprint.id. Kami menawarkan promo-promo yang menarik untuk anda untuk pembelian masker, face shield, cofing, dll.

Rayakan idul adha bersama keluarga dan jangan lupa tetap menjaga protokol kesehatan agar keluarga anda terhindar dari virus COVID-19 !!

Untuk info menarik lainnya, cek blog kami disini